Mengenal Design Thinking

Setelah saya menulis posting saya yang sebelumnya, bermunculanlah pertanyaan yang mengisyaratkan ketertarikan tentang pendekatan design thinking dan banyak yang minta dijelaskan lebih detail tentang apa yang disebut dengan design thinking. Ok, tulisan kali ini akan membahas tentang apa itu design thinking ya. 

Sewaktu saya dan teman-teman desainer kuliah di jurusan desain produk dulu, kami tidak pernah mendengar istilah design thinking. Hanya kami memang diajarkan untuk berfikir secara runut dalam memecahkan kebutuhan manusia yang nantinya akan diterjemahkan dalam bentuk desain produk. Setelah saya mulai mempelajari lebih dalam metode-metode perencanaan yang dilakukan biro-biro desain kelas dunia maka makin terbayang dengan jelas bahwa metode-metode perencanaan yang digunakan oleh biro-biro desain tersebut mengacu pada pengertian dari design thinking tersebut. Salah satu biro desain yang saya anggap unik adalah IDEO.

IDEO memperkenalkan definisi design thinking dengan penggambaran bahwa berfikir seperti desainer akan mengubah cara sebuah organisasi/perusahaan mengembangkan produk, layanan, proses dan strategi. Pendekatan ini yang oleh IDEO disebut dengan design thinking ini menyatukan apa yang diinginkan dari sudut pandang manusia dengan apa yang secara teknologi bisa dibilang layak dan ekonomis. Design thinking juga memungkinkan orang yang tidak memiliki latar belakang sebagai seorang desainer untuk bisa menggunakan peralatan kreatif agar bisa mengatasi berbagai macam tantangan.

Design thinking adalah sebuah proses berfikir secara mendalam yang dimiliki oleh kita semua namun “tertutup” oleh praktek pemecahan masalah yang lebih konvensional. Hal tersebut bergantung pada kemampuan kita untuk bisa menjadi intuitif, mengenali pola, membangun ide-ide yang memiliki makna emosional serta juga fungsional, dan juga untuk mengekspresikan diri melalui cara-cara yang melebihi kata-kata ataupun simbol-simbol. Tidak ada yang mau menjalankan sebuah organisasi dengan berdasarkan perasaan, intuisi dan inspirasi, namun terlalu bergantung pada rasional dan analisis pun memiliki resiko yang sama.

Design thinking saat ini banyak diadopsi oleh perusahaan-perusahaan yang ingin mendorong inovasi pada organisasi mereka. Apakah perusahaan Anda sudah juga mengadopsinya?


Ditulis oleh: Abang Edwin SA untuk Prodesina.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *